Reskrim Polsek Oba Ringkus Pelaku Pencabulan di Papua Barat

poldamalut.com – Polda Maluku Utara, Terduga tersangka kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur yang selama ini menjadi incaran anggota kepolisian Polsek Oba Utara Kota Tidore dengan inisial SS (48) akhirnya di ciduk tim Reskrim Polsek Oba Utara.

Pengejaran terhadap terduga tersangka pencabulan ini juga terbilang sangat panjang, pasalnya, setelah melakukan aksi bejat terhadap Bunga (13) (Nama samaran) yang masih duduk di Sekolah Menegah Pertama (SMP) tersebut, SS langsung melarikan diri ke Kota Sorong Papua Barat.

Pelarian SS akhirnya terhenti saat tim Reskrim Polsek Oba yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, Iptu Adil dan Kanit Reskrim, Bripka Bahar Latif didampingi dua anggotanya berhasil meringkus pelaku dan langsung membawanya ke Bandara Sultan Babullah Ternate, Sabtu (13/1/2018), pada pukul 19.50 WIT dengan menggunaan pesawat Naim Air.

Kapolsek Oba Utara, Iptu Adil saat dikonfirmasi mengatakan, penangkapan terhadap pelaku SS yang melarikan diri ke Kota Sorong itu setelah anggota Reskrim melakukan gelar perkara kasus tersebut.

Kapolsek menambahkan, Pengejaran terhadap pelaku Ke tempat pelariannya di Kota Sorong Papua Barat tersebut, dari hasil koordinasi dengan Unit Resmob Polres Sorong dan tim dari Polsek Oba Utara dan langsung menjemput terduga tersangka di tempat tinggalnya di Kota Sorong.

“Terduga tersangka ini ditangkap dan langsung diamankan di Mako Polres Sorong sebelum dibawa ke Oba Utara menggunakan Pesawat,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek Oba Utara yang juga mantan Kapolsek KP3 Pelabuhan A Yani Kota Ternate ini juga menambahkan, tersangka selama melarikan diri di Kota Sorong Papua Barat, beralasan kepada keluarga bahwa dirinya pergi mencari ikan di wilayah perairan Bacan.

“Dia alasan cari ikan karena provesinya sebagai nelayan, dan pengungkapan kasus ini, saya berangkat langsung ke Mabes Polri untuk meminta bantuan agar bisa melacak posisinya menggunakan ITE,” akunya.

Dalam penangkapan tersangka lanjut Iptu Adil, tersangka tidak melakukan perlawanan karena jumlah anggota dari Polsek Oba yang di beckup Resmob Sorog sangat banyak.

“Untuk menangkap dia, Kanit Reskrim saya berpura-pura menjual pinang dan sageru ke dia, dari situ dia (SS) langsung di tangkap,” tuturnya.

Adil menegaskan, untuk saat ini, terduga tersangka terus dilakukan pemeriksaan secara maraton oleh tim penyidik dalam kasus yang dilakukan tersebut.

“Atas perbuatannya, SS dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) jo ayat 76 e dan Pasal 82 ayat (1) jo 76 d UU nomor no 35 tahun 2014 perubahan atas UU no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dan perubahan atas uu no 17 tahun 2016 jo Pasal 64 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis : Jusman

Publish : Yudhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *