Rawan Laka Laut, Pelabuhan Dufa-Dufa Ternate Jadi Prioritas Pengamanan Ditpolairud

Poldamalut.com – Polda Maluku Utara, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) menerjunkan 120 personil untuk melakukan pengamanan di wilayah perairan selama perayaan natal dan tahun baru 2018 mendatang.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluuku Utara, Kombes Pol. Arif Budi Winova mengatakan, pengamanan yang dilakukan di delapan Kabupaten dan dua Kota di Malut ini terfokus di wilayah Kota Ternate.

Pengamanan di Kota Ternate yang dilakukan itu terbagi pada beberapa titik diantaranya, pelabuhan feri Bastiong Ternate, pelabuhan Bastiong, pelabuhan A Yani, pelabuhan sped Mangga Dua, pelabuhan spit Kota Baru, pelabuhan spit masjid raya, pasar higenis dan pelabuhan Dufa-Dufa plus dibandara Babullah Ternate.

Kombes Pol. Arif Budi Winova menambahkan, meskipun ada beberapa pos yang disediakan di Kota Ternate pada perayaan natal dan tahun baru tersebut, namun pos pelabuhan Dufa-Dufa masih menjadi titik fokus, sebab rute Ternate-Jailolo merupakan rute yang pernah menjadi laka laut pada tahun sebelumnya.

“Disitu pernah ada KM. Karamando tenggelam dan satu spead boad terbakar, makanya kita tetap tingkatkan pengamanan di jalur tersebut,” katanya.

Alasan memeprketat Kota Ternate kata Dir Polairud, karena berdasarkan evaluasi pada tahun kemarin, malam pergantian tahun yang paling ramai terpusat di Kota Ternate dengan sasaran utama adalah penumpang baik yang naik maupun yang turun dan barang bawahan penumpang.

“Barang bawahan penumpang ini kita mencegah sehingga tidak ada masuk barang yang dilarang seperti miras, narkoba serta barang peledak lainya yang bisa membahayakan,” tuturnya.

Selain pengamanan di Kota Ternate, menurutnya, pihaknya juga menempatkan beberapa personil di beberapa Kabupaten dan Kota di wilayah Malut, diantaranya, empat personil yang ada di Bobong digeser ke pelabuhan, empat pesonlil di Fala juga geser juga di pelabuhan Fala, empat personil di Sanana akan memanfaatkan sat polairud Polres yang ada dilokasi tersebut, empat personil di Obi digeser ke pelabuhan Wailoba dan beberapa personil yang ada di Bacan juga di geser ke pelabuhan termasuk personil yang da di Batang Dua maupun Pulau Gebe.

“Yang ketiga kita juga antisipasi masuknya premanisme, karena memang pada momen sekarang ini banyak yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk mencari keuntungan di malam pergantian tahun itu,” tegasnya.

Untuk jumlah kapal maupun spead boad yang diterjunkan pada pengamanan natal dan tahun baru itu, kata dia, pihaknya akan menerjunkan 9 spead boad yang ada di wilayah-wilayah, 3 raber boat, 3 kapal untuk pengamanan jalur plus KP Gamalam.

“Pengamanan itu dengan kekuatan dengan masing-masing satu rib di bagian utara Ternate, selatan maupun tengah,” ucapnya.

Dirinya berharap, pelaksanaan natal maupun malam pergantian tahun 2018 di Malut nanti, dapat berjalan dengan aman dan kondusif sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami himbau, agar kita sama-sama menjaga situasi kemanan sampai pergantian tahun secara kondusif, bisa bergembira tapi jangan sampai kita terlalu eforia berlebihan sehingga malam pergantian tahun bisa dinikmati sebagaimana mestinya,” Tutup Kombes Pol. Arif Budi Winova.

Penulis : Jusman

Editor    : Yudhy

Publish : Yudhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *