Puluhan Kendaraan Kenalpot Racing Dijaring Satuan Lalulintas Ternate

poldamalut.com – Polres ternate, Instruksi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol Drs. Achmat Juri M.Hum melalui Direktur Lalulintas AKBP Muji Ediyanto untuk melakukan penertiban pada kendaraan yang menggunakan kelnalpot racing langsung di tindaklanjut oleh seluruh jajaran yakni Satuan Laulintas (Satlantas) Polres Ternate.

Sembilan pos yang dibagi dalam melakukan operasi lilin selama perayaan natal dan tahun baru yang tersebar di beberapa titik di Kota Ternate tersebut mulai melakukan operasi kendaraan yang menggunakan kenalpot rakitan atau racing terhitung sejak 23 Desember kemarin.

Kapolres Ternate, AKBP Kamal Bahtiar melalui Kanit Pengaturan Jalan dan Lalulintas (Turjawali), Ipda Ibrahim Mappe mengatakan, operasi yang dilaksanakan ini dimulai sejak tanggak 23 Desember dan akan berakhir pada 1 Januari 2018 nanti yang di beck-up oleh Sat Intel dan Provost.

Operasi yang dilakukan ini kata Ibrahim Mappe, bukan razia melaikan operasi biasa yang hanya bersasaran pada pelanggaran kasat mata selama perayaan natal dan tahun baru 2018.

“Operasi yang dilaksanakan ini merupakan perintah undang-undang dan instruksi pimpinan yakni Dirlantas Polda Malut, AKBP Muji Ediyanto,” ungkapnya, Selasa (26/12/2017).

Ipda Ibrahim Mappe menambahkan, untuk pelanggaran kenalpot racing sendiri, tetap dilakukan penindakan hukum, namun kendaraan itu dapat diambil jika pemilik kendaraan datang dan langsung menggantikan kenalpot racing dengan kenalpot dengan kenalpot standar.

“Kenalpot racing yang kami amankan ini akan kami musnahkan, bilaperlu akan kita bakar dan bahkan saya gilas menggunakan eksafator biar kenalpot itu tidak bisa dipakai lagi.” tegasnya.

Lanjutnya, prioritas pada kenalpot racing yang dilakukan ini dikarenakan kenalpot racing sangat mengganggu masyarakat dan bahkan bisa memicu adanya kecelakaan lalulintas khususnya di wilayah Kota Ternate.

“Kenalpot racing ini orang sakit dan orang yang istirahat bisa terganggu, bahkan lakalantas ini paling tinggi karena pemicunya menggunakan kenalpot rakitan.” ucapnya.

Selama melaksanakan operasi yang dimulai pada 23 hingga hari ini, Ipda Ibrahim Mappe menuturkan, pelanggaran yang paling didominasi yakni pelanggaran kenalpot racing maupun plat nomor yang tidak terpasang dengan jumlah kurang lebih 47 unit.

“Sampai hari ini paling banyak kenalpot racing, dan kendaraan yang menggunakan kenalpot racing ini didominasi pada kendaraan trail KLX.” akunya.

Sebanyak 47 pelanggaran yang terjadi itu, dia juga menambahkan, merupakan data untuk satu pos dari 8 pos yang tersebar mulai dari depan Muara Mall, Jatilad Mall, Masjid Raya, Pelabuhan A yani Ternate serta beberapa pos lainya yang telah terbagi.

“Semua pos yang terbagi itu melakukan tindakan yang sama, karena ini merupakan instruksi pimpinan.” tuturnya.

Dirinya berharap dengan operasi yang dilakukan ini, semoga masyarakat lebih taat lagi dan jangan takut pada polisi akan tetapi takutlah pada peraturan yang ada sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ingat, satu pelanggaran lalulintas saja bisa merugikan diri kita maupun diri orang lain, jadi semoga di tahun 2018 mendatang jumlah pelanggaran bisa berkurang atauy bahkan tidak ada lagi, itu tergantung dari kesadaran masyarakat masing-masing.” Pungkasnya

Penulis            : Wanto Tftt

Editor              : Yudhy

Publish            : andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *