Polres Tidore Melakukan Pengawasan dan Antisipasi Peredaran Obat PCC

Poldamalut.com – PolresTidore , Pasca penangkapan peredaran obat keras berbahaya jenis Pracetamol, Cafein, Carisopradol (PCC) di wilayah Maluku Utara sebanyak 998 butir sebagaiamana yang diungkap Direktiorat Reserse Narkoba Polda Malut pada Kamis (9/11/2017) lalu dengan satu tersangka wanita.

Kini jajaran Kepolisian Resort Tidore Kepulauan mulai melakukan pengawasan di semua lini, terutama guna mengantisipasi adanya peredaran obat berbahaya di tengah masyarakat.

“Pasca penangkapan itu, Kapolres langsung instruksikan kepada semua Kapolsek, Bhabinkamtibmas dan seluruh anggota lainya untuk turun langsung mengecek di semua toko obat maupun apotik,” ungkap Kapolres Tikep.

Kapolres AKBP Azhari Juanda Sik menambahkan, hingga saat ini, indikasi peredaran obat keras jenis PCC yang telah di tarik izn edar oleh Badan Pangawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) belum di ketemukan di wialayah hukum Polres Tidore.

“Meskipun sampai saat ini belum di ketemukan barang itu yang masuk di Tidore, namun dalam waktu dekat ini saya akan turunkan anggota lagi untuk lebih mamastikan lagi, bahwa peredaran barang berbahaya itu tidak ada di Tidore,” ujar AKBP Azhari.

Meskipun saat ini pihaknya belum melakukan pemeriksaan peredaran barang berbahaya itu di lingkungan sekolah, namun dirinya melalui Kapolsek setempat selalu melakukan sosialisasi ke siswa terkait dengan bahaya PCC maupun obat berbahaya lainya seperti narkoba.

Saat ini Polres Tidore telah menerima laporan adanya cairan jenis baru yang biasa di konsumsi anak-anak terutama anak sekolah.

“Cairan jenis baru ini adalah pembalut wanita yang disiram dengan air panas kemudian airnya mereka minum, laporan ini memang sudah ada, dan ini berada di lingkungan Mareku,” Ucap Kapolres.

Meski hingga saat ini cairan tersebut belum menelan korban, namun dirinya dan aparat setempat seperti Lurah telah melakukan pelarangan kepada setiap warung yang menjual pembalut agar tidak menjual di sembarang orang terutama anak laki-laki.

Untuk seluruh masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Tidore, Kapolres AKBP Azhari Juanda Sik mengajak para orang tua agar selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak, sebab media informasi saat ini sudah semakin canggih dan tidak bisa terkontrol lagi.

“Mari kita sama-sama awasi pemuda dan anak-anak kita dari bahaya PCC, lem, narkoba, miras dan yang paling penting adalah video porno,” pungkas AKBP Azhari Juanda Sik.

Penulis             : Ulfa

Publish            : Andri FTN

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *