Polres Tidore Gelar Press Release Hasil kinerja Polres Tidore Sepanjang Tahun 2017

Poldamalut.com – Polres tidor, Kepolisian Resor (Polres) Tidore Kepulauan pagi tadi Gelar Press Realese terkait dengan tingkat penyelesaian perkara Polres Tidore Kepulauan pada tahun 2017, dimana tingkat penyelesaian perkara Polres Tidore Kepulauan Sebesar 47% dari 49 kasus yang ditangani sudah terselesaikan sebanyak 23 kasus.

Sepanjang tahun 2017, tindak pidana umum dengan jumlah tertinggi yaitu penganiayaan sebanyak 8 kasus yang naik 3 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2016. Terkait tindak pidana khusus juga mengalami peningkatan antara lain kasus ITE dan korupsi yang hingga saat ini masih dalam proses penyidikan, diharapkan pada tahun 2018 kasus-kasus yang masih dalam proses penyidikan dapat diselesaikan segera. Sementara itu untuk bidang lalu lintas jumlah laka lantas di tahun 2017 mengalami peningkatan dimana pada tahun 2016 sebanyak 21 laka lantas menjadi 24 laka lantas pada tahun 2017 termasuk korban meninggal juga mengalami peningkatan dari 10 orang menjadi 11 orang. Dibidang pelanggaran lalu lintas juga mengalami peningkatan dari 1876 pelanggaran tahun 2016 menjadi 3406 pelanggaran tahun 2017 yang terdiri dari teguran 1614 dan tilang 1792. Dibidang penanganan pelanggaran disiplin anggota pada tahun 2017 mengalami kenaikan dibanding tahun 2016 dimana pada tahun 2016 sebanyak 24 perkara pelanggaran disiplin sedangkan di tahun 2017 menjadi 48 perkara, selanjutnya pelanggaran kode etik sebelumnya pada tahun 2016 ada 5 perkara turun menjadi 3 perkara pada tahun 2017. Selanjutnya, terkait dengan pemberantasan miras maka sepanjang tahun 2017 Polres Tidore Kepulauan berhasil mengamankan kurang lebih 700 liter minuman keras jenis cap tikus dari berbagai tempat di wilayah hukum Polres Tidore Kepulauan, sementara jumlah miras yang diamankan tersebut belum termasuk miras yang langsung dimusnahkan di lokasi pembuatannya sejumlah kurang lebih 2000 liter cap tikus dan saguer. Hingga saat barang bukti miras yang saat ini diamankan di Polres Tidore sebanyak 717 liter, yang terdiri dari 642 kantong plastik cap tikus, 4 jerigen cap tikus, 65 botol bir. Tercatat sebanyak 16 orang yang telah di ajukan ke pengadilan karena kedapatan membuat, menjual dan mengkonsumsi miras. Adapun beberapa kasus yang menonjol yang ditangani oleh Polres adalah pengungkapan kasus pembunuhan bidan di puskesmas pembatu (Pustu/Red) Dowora pada bulan April lalu, berikutnya adalah pengungkapan kasus Narkoba (ganja) di bulan Oktober dengan mengamankan 120 gram ganja kering dengan 3 orang pelaku, berikutnya adalah pengungkapan kasus pemalsuan dokumen administrasi kependudukan E-KTP dengan 1 orang pelaku. Kapolres Tidore Kepulauan AKBP Azhari Juanda,SIK juga menyampaikan untuk kegiatan-kegiatan kedepan dalam pelaksanaan pergantian tahun baru disampaikan kepada masyarakat agar dalam perayaan pergantian tahun dari 2017 ke 2018 kita sama-sama menjaga situasi kondusif yang saat ini sudah aman tentram jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat menganggu Kamtibmas. ” Mari kita sama-sama menjaga dan merayakan malam pergantian tahun baru secara bijak, tidak melakukan hura-hura apalagi mabuk-mabukan minum cap tikus/minuman beralkohol. Kita awali tahun baru dengan perbanyak berzikir dan doa supaya tahun 2018 menjadi lebih baik. Kemudian untuk anak-anak remaja, diingatkan untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru dengan melakukan konvoi dengan motor, kebut-kebutan serta menggunakan knalpot racing karena semua itu dapat menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. “ungkap Kapolres

Penulis : Wahyudi

Publis : Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *