Kapolda Tunda Penanganan Kasus Korupsi Balon Gubernur Malut

poldamalut.com – Polda Maluku Utara, Instruksi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi H.M.Tito Karnavian untuk menunda penaganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret para bakal calon (Balon) gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023 langsung ditindaklanjuti Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Brigjen Pol Achmat Juri M.Hum.

“Untuk masalah itu memang ada MoUnya karena ada pengaturannya dan itu akan dilaksanakan setelah pilkada,” ungkap Kapolda Malut, Brigjen Pol Achmat Juri M.Hum

Kapolda Malut juga mengaku, penundaan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi itu juga diberlakukan di semua penegak hukum, karena Kapolri juga telah melakukan MOU antara Polri dengan Kejaksaan Agung dan termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini memang sudah dari dulu sejak tahun 2009 dan ini akan tetap dijalankan,” ungkapnya.

Karena menurut Kapolda Malut, jika penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret salah satu Paslon Pilgub itu tetap dijalankan, maka aparat penegak hukum akan mendapat penilaian buruk.

“Jangan kita dinilai tidak bersifat netral, karena netralitas Polri untuk tidak terlibat dalam Politik praktis karena itu sudah menjadi harga mati,” tegas Kapolda Maluku Utara.

Penulis : Adam

Publish : Yudhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *