Jelang Natal dan Tahun Baru, Ditpolairud Polda Malut Musnahkan 1.664 Botol Cap Tikus

poldamalut.com – Polda Maluku Utara, Untuk Mengantisipasi berbagai permasalahan yang akan terjadi pada perayaan natal dan tahun baru 2018 mendatang, Kepolisian Daerah Maluku Utara melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara melakukan pemusnahan 1.664 botol minuman kera berjenis cap tikus.

Pemusnahan 1.664 botol atau 2.000 liter miras tersbut, dipimpin langsung Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Malut, Kombes Pol Arif Budi Winova bertempat di lokasi kantor Polairud kompleks Pelabuhan A Yani Ternate, Rabu (20/12/2017).

Dirpolairud Polda Malut, Kombes Pol Arif Budi Winova sebelum melakukan pemusnahan mengatakan, barang bukti miras jenis cap tikus yang diamankan ini merupakan hasil sitaan anggota selama melakukan patroli di wilayah Maluku Utara menggunakan KP XXX-1003 di Desa Falabisahaya Kec.Mangoli Barat.

Menurut Kombes Pol Arif Budi Winofa, ribuan miras yang disita dan dimusnahkan ini tidak bertuan, pasalnya modus yang dipakai para pelaku hanya menitipkan barang bukti (Babuk) di kapal-kapal atau motor-motor kecil yang berlintas di wilayah perairan Malut.

“Memang tidak ada pelaku yang kita amankan, soalnya modus mereka hanya menitipkan barang di kapal dan nanti ada yang menjemputnya,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Ditpolairud Polda Malut itu juga menegaskan, pemusahanan yang dilakukan pada hari ini, untuk mengantisipasi berbagai hal-hal yang tidak diinginkan selama perayaan natal dan tahun baru 2018

“Kalau ada oknum polisi yang mencoba main-main baik pengedar maupun yang mengkonsumsi, maka aturan itu akan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya, baik itu disiplin dan kode etik,” tegasnya.

Dirinya berharap kepada seluruh masyarakat di Maluku Utara, agar sanantiasa menjaga situasi aman dan damai serta bersama-sama bahu membahu dengan pihak keamanan untuk bisa memberantas berbagai miras yang selalu menjadi permasalahan utama di Maluku Utara terutama yang berjenis cap tikus.

“Harapan kami adalah, stop peredaran minuman keras di wilayah Malut, sehingga generasi muda kita kedepan bisa menjadi pemuda yang berprestasi, pasalnya segala permasalahan yang terjadi ini di Maluku Utara pemicunya awalnya adalah miras,” pungasnya.

 

Penulis : Jusman

Editor   : Yudhy DTN

Publish : Yudhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *