Jatanras Polda Malut Backup Polres Ungkap Kasus Pembobolan Kantor PU Ternate

POldamalut.com – Polda Maluku Utara, Kepolisian Daerah Polda Maluku Utara (Malut) melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) tidak hanya tinggal diam untuk mengungkap pelaku pencurian dan pemberatan sebagaimana yang terjadi di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate yang terletak di Jalan Siswa Kecamatan Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut) kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Malut, Kombes Pol. Dian Harianto mengatakan, untuk mengusut tuntas kasus tersebut, dirinya telah mengutus anggota Jatanras yang dipimpin langsung oleh Kasubdit III AKBP Mikael Sitanggang.

“Pada initinya kasus pencurian dan pemberatan yang terjadi di kantor PU itu, aka kita akan beck-up Reskrim Polres Ternate untuk melaksanakan bantuan tehknis secara khusus kepada Polres Ternate untuk memeperjelas kasus ini.” tegasnya

Dirreskrimum juga menambahkan, bantuan yang dilakukan ini Polda Malut ke Polres Ternate tersebut, untuk bisa membuka secara terang benerang sehingga para pelaku kejahatan ini dapat terungkap.

“Saya tidak pusing mau ada orang dalam maupun dari luar kantor akan saya sikat, yang jelas siapapun pelakunya akan kita tangkap.” tegasnyanya lagi.

Disentil terkait dengan jumlah kerugian yang dialami dalam pembobolan yang dilakukan orang tak dikenal itu, kata Kombes Pol. Dian Harianto, untuk sementara dari informasi yang diterima uang yang ada itu kurang lebih berjumlah 250 Miliar Rupiah.

“Meski laporannya 250 Miliar, tetapi tadi saya sudah perintahkan pegawainya untuk mengecek kembali pengambilan uang dari bank berapa sebenarnya, dan berapa yang telah di distribusikan serta berapa yang belum di distribusikan.” tuturnya.

Selain itu kata Kombes Pol. Dian Harianto, jika dilihat dari aturan keuangan negara yang ada, kita dalam meyimpan uang banyak dikantor maupun di dalam brangkas tidah bisa lebih dari 50 Juta.

“Makanya pertanyaannya ini uang darimana,?, saya sebagai anggota Polri saja uang gajinya di kirim langsung ke rekening, dan yang terjadi di PU ini sangat manual jadi sangat rentan kejahatannya baik itu pencurian maupun lainya.” akunya.

Alasan untuk membec-up Polres Ternate dalam mengungkap pencurian pemberatan sebagaimana yang terjadi di dinas PU ini kata orang nomor satu di Ditreskrimum Polda Malut, karena ini merupakan kantor atau instansi pemerintah yang harus dilindungi.

“Makanya kita akan selalu ada ketika negara membutuhkan kita, intinya akan kita ungkap siapa dan dimana pelaku itu bersembunyi, sebab ini merupakan kasus prioritas saya yang harus saya ungkap,” janjinya.

Lanjutnya, pihaknya melalui Kasubdit III juga akan melakukan pemeriksaan pada pegawai, dan kasus ini juga akan dilaksanakan gelar perkara pada senin nanti yang di pimpin langsung oleh AKBP Mikael Sitanggang.

“Untuk kasus ini bila perlu kita datangkan ahli ITE dan membuka semua kamera CCTV yang ada di sekitar situ.” pungkasnya

Penulis             : Wanto Tftt

Publish             : Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *