Diduga Stroke, Pria Asal Tidore Ditemukan Tewas di Kebun

Poldamalut.com Polres Tidore, Jasad Azis Hasan (40) warga Kelurahan Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara ditemukan membusuk di kebun milik warga sekitar pukul 12.00 WIT.

Menurut informasi, Korban meninggalkan rumah pada hari Rabu pagi (29/11/ 2017) untuk pergi berkebun.

Kebiasaan korban apabila pergi ke kebun menghabiskan waktu 2-3 hari, tepatnya di hari ke 4 hari Sabtu (2/12/2017) korban belum kembali ke rumah.

Hal itu membuat keluarga memutuskan untuk mencari keberadaan korban sekitar pukul 11.30 WIT.

Almarhum Azis Hasan ditemukan sepupunya bernama Syamsul dalam kondisi tidak bernyawa lagi di kebun saudarinya bernama Ramla. Setelah menemukan mayat korban kemudian Syamsul mengabari terhadap keluarga korban melalui via SMS.

Setelah menerima informasi dari Syamsul, keluarga almarhum langsung lapor kejadian itu ke Polsek Tidore Utara.

Selanjutnya, Polsek Tidore Utara menghubungi Satreskrim Polres Tikep untuk turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tikep AKP Naim Ishak mendatangi TKP sekitar pukul 14.00 WIT untuk melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polres Tikep AKP Naim Ishak menyampaikan, setelah mendapat informasi dari Polsek Tidore Utara, Tim Reskrim Polres Tikep langsung menurunkan pasukan ke lokasi TKP.

“ Tim langsung melakukan olah TKP dengan mengambil sidik jari karena kondisi mayat sudah membusuk dipenuhi ulat, dan meminta keterangan 4 orang saksi yang diantaranya merupakan keluarga korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Tikep AKP Naim Ishak

Setelah melakukan olah TKP, jenazah kemudian dibawa keluar dari TKP menuju jalan raya kelurahan Jaya.

Selanjutnya jasad korban dibawa ke Puskesmas Ome untuk dilakukan visum.

“Dari Puskesmas Ome jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tikep untuk divisum dan dimandikan,” katanya

Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit stroke dan lever serta hasil visum dokter Puskesmas dan dokter rumah sakit, tidak ditemukan ada tanda- tanda kekerasan di tubuh korban.

“Dugaan sementara dari kami berdasarkan keterangan saksi dan keluarga serta dokter yang melakukan visum terhadap jenazah korban, maka dipastikan sementara korban meninggal karena mengidap penyakit stroke dan lever,” terang Kasat Reskrim

Lanjut Kasat, jenazah korban setelah dimandikan di RSUD Tikep, kemudian diantar ke rumah duka untuk dimakamkan, sebab keluarga korban sudah mengikhlaskan kematian korban serta tidak menginginkan lagi untuk di otopsi.

Kasat Reskrim juga menambahkan, namun guna pengembangan lebih lanjut, Polres akan berkoordinasi dengan pihak keluarga jika nantinya ada hasil pengembangan yang mengarah ke tindak kriminal, maka akan dilakukan pembongkaran kubur dan dilakukan otopsi.

Penulis             : Ulfa

Publish            : Andri

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *