Anggaran Belum Cair, Polda Malut Gunakan Dana Talangan Pengamanan Pilgub

poldamalut.com – Polda Maluku Utara, Anggaran pengamanan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur (Pilgub) Maluku Utara (Malut) periode 2018-2023 milik Kepolisian Daerah (Polda) Malut hingga kini belum tercairkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut. Padahal proses Pilgub sudah mulai berjalan.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Malut Brigjen (Pol) Achmat Juri melalui Kepala Biro operasional (Karo Ops) Kombes Pol Juwari saat dikonfirmasi.

Karo Ops juga menambahkan, anggaran PAM Pilgub yang diajukan Polda Malut ke Pemprov Malut tersebut senilai Rp65 Miliar, hingga saat ini belum tercaikan karena masalah administrasi.

“Pada prinsipnya gubernur sangat apresiasi pengajuan anggaran yang kita ajukan tapi ini hanya soal administrasi, dan Sekda juga saat saya telepon kemarin, beliau merespon baik,” ungkap Karo Ops.

Meskipun anggaran pengamanan senilai Rp 65 miliar yang diajukan itu belum tercaikan, lanjut Karo Ops, Polri telah berkomitmen untuk tetap mensukseskan pilkada yang dilaksanakan di beberapa Provinsi secara serentak termasuk di Malut.

“Apapun caranya, pilgub tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Karo Ops, pengamanan sendiri mulai dari pentahapan pendaftaran hingga pada tahap verivikasi bakal calon Gubernur, Polda menggunakan dana dukungan talangan atau anggaran dukungan operasi (Duk Ops) yang dimiliki Polda Malut.

“Untuk menghadapi keterlambatan dukungan anggaran ini, kebijakan pak Kapolda, kita menggunakan dana talangan senilai Rp1 miliar, insya allah anggaran itu bisa cukup,” katanya.

Menurut Karo Ops, Rp 65 miliar anggaran yang diajukan dalam melakukan pengamanan Pilgub itu, merupakan anggaran pengamanan Polda yang sudah terhitung dengan seluruh Polres pada 10 Kabupaten dan Kota.

“Apapun dan bagaimana caranya pilgub harus tetap berjalan aman dan lancar,” tegas Karo Ops Polda Malut.

Penulis : Irwan

Publish : Yudhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *