220 Personil dan Anjing Pelacak Polres Ternate Amankan Pendaftaran Calon Gubernur Malut

poldamalut.com – Polres Ternate, Sebanyak 220 personil gabungan baik dari Polres Ternate maupun Polda Maluku Utara diterjunkan ke Grand Dafam Hotel Ternate, untuk melakukan pengamanan pendaftaran calon Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Malut, periode 2018-2023 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malut.

Kapolres Ternate, AKBP Kamal Bahtiar S.ik mengatakan, 220 personil yang dikerahkan itu tergabung dari Brimob dan Ditsabhara Polda Malut.

Kapolres menambahkan, selain menerjunkan 220 personil untuk melakukan pengamanan secara extra, pihaknya juga menerjunkan kendaraan khusus dari Sat Brimob maupun anjing pelacak K-9 milik satuan Satwa dari Direktorat Sabhara Polda Malut.

“Pengamanan ini akan dilaksanakan selama tiga hari baik dalam proses pendaftaran berlangsung pada tanggal 10 Januari besok.” Ungkap Kapolres.

Kapolres juga menegaskan, untuk teknis pengamanan sendiri sesuai dengan kesepakatan KPU, untuk pengikut atau massa dari pasangan calon yang ingin mendaftarkan diri ke KPU, hanya dibatasi pada 100 orang pengantar dari masing-masing pasangan calon, dan jika pengantar atau massa dari masing-masing pasangan calon itu lebih dari 100 orang maka akan ditahan sebagaimana dengan kesepakatan.

“Kalau massanya lebih dari 100 orang maka kita akan melakukan koordinasi dengan korlap, karena, 100 massa yang diijinkan masuk itu akan diberikan Id-Card yang disediakan dari panitia penyelenggara, dan Id-Card itu kalau sudah masuk akan di tahan dan akan diambil lagi jika sudah keluar.” Ujar Kapolres.

Sesuai informasi yang diterima lanjut Kapolres, pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur ini hari ini dilakukan oleh pasangan Muhammad Kasuba dan Madjid Husen (MK-Majhu) dan Burhan Abdurahman dan Ishak Djamaludin (Bur-Jadi), namun yang mendaftarkan diri ke KPU hanyalah pasangan Bur-Jadi sementara untuk MK-Majhu ditunda.

“Dari infromasinya hari ini harusnya ada dua calon yang mendaftarkan diri yakni MK-Majhu dan Bur-Jadi namun, untuk pasangan MK-Majhu tidak jadi dan nanti kita tunggu saja, karena Itu urusan KPU.” pungkas Kapolres.

Penulis : Isra

Publish : Yudhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *